Langkah langkah Cara menginstall windows 8
Pertama, Anda perlu booting komputer Anda menggunakan media instalasi Windows 8 (CD atau USB flashdisk). Jika Anda menggunakan mesin virtual, boot dari instalasi image Iso.
Windows 8 membutuhkan waktu beberapa saat untuk memuat file setup, di mana Anda akan melihat sebagian besar layar hitam, mirip dengan gambar yang di bawah ini.
Setelah file yang diperlukan akan disalin, setup dimulai dengan menanyakan apa bahasa, waktu, mata uang dan pengaturan input keyboard yang ingin Anda gunakan. Membuat pilihan yang Anda inginkan dan klik Next.
Klik tombol “Install Now” untuk memulai proses instalasi windows 8
Anda akan diminta untuk memasukkan kunci produk yang diperlukan untuk mengaktifkan instalasi Windows 8. Ketik kunci produk yang Anda beli dan klik Next. Jika Anda telah membeli versi eceran Windows 8, kunci produk akan ditemukan dalam kemasan cakram instalasi. Kunci produk yang sama kemudian akan diminta untuk mengaktifkan Windows 8, setelah instalasi selesai.
Anda akan diminta membaca perjanjian lisensi, centang kotak bertulisan “I accept the license terms” lalu klik tombol Next
Anda akan diminta untuk memilih antara membuat upgrade atau instalasi custom. Pilih “Custom: Install Windows only (advanced)”
Sekarang Anda akan diminta untuk memilih di mana Anda ingin menginstal Windows 8. Pilih partisi yang Anda inginkan dan klik Next. Jika Anda menginstal Windows 8 di mesin virtual, atau pada komputer baru Anda harus terlebih dahulu membuat partisi. Oleh karena itu klik Drive Options.
Kemudian, buatlah partisi baru dengan menggunakan tombol New.
Tentukan ukuran partisi yang diinginkan lalu klik Apply
Catatan: Windows 8 setidaknya memerlukan ruang harrdisk sebesar 10GB, jika ingin menginstall aplikasi lain pada partisi yang sama setidaknya buatlah minimal sebesar 20 – 30GB.
Anda akan diminta untuk mengkonfirmasi jika sudah OK Windows 8 menciptakan sebuah partisi tambahan untuk file sistem, yang akan digunakan untuk boot dan pemulihan. Klik OK.
Pastikan partisi yang dipilih benar dan klik Next.
CATATAN: Pada langkah ini Anda juga dapat memformat partisi di mana Windows 8 akan diinstal, sebelum menekan Next.
Instalasi akhirnya dimulai. Setup akan memakan waktu beberapa menit untuk menyalin semua file yang dibutuhkan dan menginstal sistem operasi.
Setelah instalasi selesai, Windows 8 setup secara otomatis akan mereboot sistem. Kemudian, Anda akan melihat proses dari persiapan yang dibuat untuk login pertama. Agar proses ini selesai, Mungkin diperukan beberapa kali restart lagi, tergantung pada konfigurasi hardware komputer masing masing.
Personalisasi Instalasi Windows 8
Setelah reboot selesai, Windows 8 akan membutuhkan beberapa waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya.
Kemudian, Anda akan diminta untuk personalisasi instalasi Windows 8 Anda. Mulailah dengan memberikan nama untuk komputer Anda. Jika Anda mengetik beberapa Karakter “tidak sah” seperti $, %, &, Anda akan diberitahu bahwa karakter ini gak bisa dipakai. Juga, pilih warna background yang Anda inginkan. Setelah selesai, klik Next.
Jika Anda menginstal Windows 8 pada laptop atau perangkat dengan kartu jaringan nirkabel (wifi), Anda akan diminta untuk memilih jaringan nirkabel untuk menghubungkan dan memasukkan password yang sesuai untuk koneksi ke jaringan wifi. Pada komputer atau perangkat yang terhubung melalui kabel ke jaringan, Anda tidak akan melalui langkah ini.
Selanjutnya, Anda perlu memilih apakah Anda ingin menggunakan Express Setting yang dibundel bersama Windows 8, atau Anda ingin menyesuaikan instalasi Anda. Untuk ini kita akan memilih opsi Customize, klik Customize.
Pertama, Anda akan ditanya apakah Anda ingin mengaktifkan file sharing atau tidak. Silahkan Pilih opsi yang Anda inginkan.
Kemudian Anda akan ditanya untuk pengaturan yang diinginkan pada Windows update, dan fitur keamanan seperti Smartscreen Filter, Seuaikan dengan keinginan masing-masing dan klik Next.
Selanjutnya, Anda akan ditanya apakah Anda ingin mengirim berbagai jenis informasi kepada Microsoft. Silahkan atur hal-hal sesuai dengan preferensi Anda dan klik Next.
Kemudian, Anda ditanya tentang pemecahan masalah dan pilihan apa yang ingin Anda nyalakan. Juga, Anda dapat mengatur jika aplikasi dapat menggunakan nama dan gambar akun dan jika mereka diizinkan untuk mengakses lokasi Anda. Silahkan atur hal-hal seperti yang anda inginkan dan klik Next.
Akhirnya, Anda sampai ke layar “Sign in to your PC“. Untuk dapat merasakan beda Windows 8 sepenuhnya, yang terbaik adalah dengan menggunakan akun Microsoft (juga dikenal sebagai Windows Live ID, akun email hotmail) untuk sign in Ketik akun Microsoft dan klik Next.
Catatan: Jika Anda lebih suka tidak masuk menggunakan akun Microsoft, klik link “Sign in without a Microsoft account” di bagian bawah jendela dan ikuti petunjuk yang ditunjukkan oleh setup wizard.
Kemudian, Anda akan diminta memasukkan sandi akun Microsoft. Ketik dan klik Next.
Kemudian, Anda dapat memberikan e-mail dan nomor telepon alternatif untuk memulihkan password account Anda, jika Anda lupa atau diubah oleh orang yang tidak diinginkan. Silahkan masukkan rincian yang diminta dan klik Next.
Windows 8 membutuhkan waktu untuk mempersiapkan komputer Anda dan semua pengaturan, harap bersabar.
Sementara persiapan dilakukan, Anda akan ditampilkan tutorial singkat tentang cara mengakses bar pesona baru (Charm Bar) – salah satu perubahan yang paling penting dalam Windows 8. Saya sarankan agar Anda memperhatikan petunjuk yang ditampilkan pada tahap ini.
Setelah tutorial berakhir, Anda akan ditampilkan informasi lebih lanjut tentang kemajuan kustomisasi 8 Windows melalui layar berwarna dan beberapa pesan.
Setelah semuanya selesai, Anda akan ditampilkan Start Screen Windows 8.
Jika Anda menekan tombol Win + D atau klik pada ubin Desktop, Anda juga dapat melihat dan mendapati desktop klasik.
Selamat Datang di Nuansa Windows 8
Kesimpulan: Seperti yang kita lihat dari artikel ini, Instalasi windows 8 dengan cara yang sangat mirip dengan windows 7, tapi semakin kita dekat dengan layar login pertama kali, hal-hal berubah secara dramatis bukan? Antarmuka Baru Mulai kelihatan.
Cara Paling Mudah Aktivasi Windows 8 Pro
Kami pernah posting artikel tentang cara disable/mematikan aktivasi Windows 8, sekarang lanjut dengan cara aktivasi Windows 8 Professional secara mudah. Banyak sudah web yang mengulas cara aktivasi Windows 8, hasilnya ada yang berhasil dan tak sedikit pula mengalami kegagalan melalui metoda KMS activation. Namun cara yang kami sampaikan ini cukup mudah dan simple seperti halnya penggunaan Loader di Windows 7.
Untuk aktivasi Windows 8 Pro di notebook Toshiba Satellite L645 kami menggunakan aplikasi bernama 8activator versi 1.0 berukuran kecil 3.050 KB yang dirilis pada 27 November 2012. Jika dilihat dari tanggal, maka kami berasumsi bahwa tingkat keberhasilan aktivasi Windows 8 akan tinggi alias sukses. Dan ternyata BENAR ... Windows 8 Pro yang kami Instal sekarang sudah teraktivasi.
Anda juga tertarik menggunakan 8activator v1.0 untuk aktivasi Windows 8, silakan download dulu aplikasinya di link akhir halaman. Tapi tak ada salahnya pula kalau kami tampilkan cara aktivasi Windows 8 via aplikasi 8activator v1.0. Simak tahapan berikut :
1. Klik kanan file 8activator_1.0.0.exe pilih Run as administrator - klik Yes.
2. Sistem akan melakukan cecking koneksi internet ... dan akhirnya muncul
jendela utama 8activator v1.0.
3. Klik tombol Activate untuk memulai proses aktivasi.
4. Klik OK pada setiap jendela yang muncul dan akhirnya keluar notifikasi
dari Windows Script Host berikut :
5. Tutup jendela 8activator v1.0.
6. Coba anda cek keberhasilan aktivasi dengan cara tekan tombol
Windows + Pause/Break keyboard secara bersamaan.
Mudah kan ... untuk aktivasi Windows 8 Pro dengan menggunakan 8activator v1.0. Nah, sekarang link downloadnya ada di bawah :
Download 8activator v1.0 :
- mirror 1
- mirror 2
Setelah aktivasi segera upgrade Windows 8 Pro anda ke Media Center, maka Aktivasi jadi PERMANEN.
Home > smkn1ngasem > Cara Install Debian 6 GUI Lengkap Dengan Gambar
Cara Install Debian 6 GUI Lengkap Dengan Gambar
Posted on Senin, Oktober 08, 2012
1. Lakukan booting dari CD atau DVD Installer Debian 6
2. Pilih Graphical Install
3. Tekan enter
4. Pilih bahasa yang ingin digunakan
5. Klik Continue
6. Pilih lokasi dimana anda berada
7. Klik Continue
8. Pilih American English
9. Klik Continue
10. Karena konfigurasi jaringan secara otomatis gagal maka saya menggunakan dengan cara manual
11. Klik Continue
12. Pilih Configure Network Manually
13. Klik Continue
14. Agar waktu mengecek jaringan tidak kosong, isikan IP Address sesuai dengan yang diinginkan, bisa menggunakan kelas A, kelas B atau kelas C, dalam hal ini saya memakai kelas C
15. Isikan Subnetmask dengan mengetikan 255.255.255.0
16. Isikan Gateway dengan mengetikan 192.168.4.1
17. Nameserver sama dengan Gateway jadi bisa diketikan 192.168.4.1
18. Hostname bisa diisi sesuai keinginan, bisa nama agan atau yang lain. Saya memakai Hostname BKJ
19. Domain Name bisa agan isi dengan domain yang anda miliki, saya memakai domain bkj-tutorial.blogspot.com
20. Isi Root password sesuai keinginan anda
21. Isi re-enter password to verify dengan password yang sudah diisikan sebelumnya
22. Isi Full name for the new user dengan yang diinginkan, sama dengan Hostname. Saya memakai nama Belajar Komputer dan Jaringan
23. Isi Username for your account dengan yang diinginkan asalkan jangan sama dengan Full name for the new user karena akan terjadi error
24. Isi Choose a password for the new user dengan yang diinginkan, boleh sama boleh tidak dengan password yang sudah diisikan pada waktu mengisi password user yang sebelumnya
25. Samakan isi Re-enter password to verify dengan password yang sudah diisikan sebelumnya
26. Pilih Eastern
27. Klik Continue
28. Agar lebih cepat dalam menginstall debian 6 Desktop sebaiknya memilih yang paling atas yaitu Guide use entire disk
29. Klik Continue
30. Jika dalam komputer ada 2 buah harddisk, bisa memilih yang atas maupun yang bawah karena komputer saya hanya memiliki 1 buah harddisk jadi tidak ada pilihan
31. Klik Continue
32. Pilih All files in one partition (recomended for new users)
33. Klik Continue
34. Pilih Finish partitioning and write changes to disk
35. Klik Continue
36. Pilih Yes
37. Klik Continue
38. Tunggu proses kira-kira kurang lebih 5 menit
39. Pilih No
40. Klik Continue
41. Klik No
42. Klik Continue
43. Pilih No
44. Klik Continue
45. Centang yang paling atas dan paling bawah
46. Klik Continue
47. Tunggu proses kira-kira kurang lebih 15 menit
48. Klik Yes
49. Klik Continue
50. Klik Continue
51. Tunggu sebentar karena komputer akan restart secara otomatis
51. Pilih yang atas atau biarkan saja dalam waktu 5 detik
52. Tekan enter
53. Pada Password masukkan password user yang sudah diisikan pada waktu menginstall debian 6 Desktop
54. Tekan enter
55. Inillah tampilan Linux Debian 6 Desktop (Squeeze).
Cara Menginstall Linux Debian 6 Text (Squeeze)
1. Booting dari CD atau DVD
2. Pilih Install
3. Tekan enter
4. Pilih bahasa yang ingin agan pilih
5. Tekan enter
6. Pilih dimana agan sekarang tinggal
7. Tekan enter
8. Pilih American English
9. Tekan enter
10. Karena konfigurasi jaringan secara otomatis gagal maka saya menggunakan dengan cara manual
11. Pilih Continue
12. Pilih Configure network manually
13. Tekan enter, supaya pada waktu mengecek konfigurasi ip address tidak kosong
14. Isikan IP Address sesuai dengan yang agan inginkan, bisa kelas a, kelas b, kelas c. Saya memakai kelas c, misal: 192.168.4.1
15. Isi Subnetmask dengan mengetikkan 255.255.255.0
16. Isi Gateway dengan mengetikkan 192.168.4.1
17. Name server address sama dengan Gateway jadi agan ketikkan 192.168.4.1
18. Hostname bisa agan isi dengan keinginan agan sendiri, bisa nama agan atau yang lain. Saya memakai Hostname BKJ
19. Domain Name bisa agan isi dengan domain yang agan miliki, saya memakai Domain Name bkj-tutorial.blogspot.com
20. Isi Root Password sesuai keinginan agan
21. Isi Re-enter password to verify dengan password yang sudah agan isi sebelumnya
22. Isi Full name for the new user dengan yang agan inginkan, sama dengan Hostname juga tidak apa-apa. Saya memakai nama Belajar Komputer dan Jaringan
23. Isi Username for your account dengan yang agan inginkan asalkan jangan sama dengan Full name for the new user karena akan terjadi error
24. Isi Choose a password for the new user dengan yang agan inginkan, boleh sama boleh tidak dengan password yang sudah agan isi waktu mengisi password user yang sebelumnya
25. Isi Re-enter password to verify dengan password yang sudah agan isi sebelumnya
26. Pilih Eastern
27. Tekan enter
28. Agar cepat dalam menginstall debian 6 text sebaiknya agan memilih yang paling atas yaitu Guide use entire disk
29. Tekan enter
30. Jika dalam komputer agan ada 2 buah harddisk agan bisa memilih yang atas maupun yang bawah karena komputer saya cuma memiliki 1 harddisk jadi tidak ada pilihan
31. Tekan enter
32. Pilih All files in one partition (recomended for new user)
33. Tekan enter
34. Pilih Finish partitioning and write changes to disk
35. Tekan enter
36. Pilih Yes
37. Tekan enter
38. Tunggu proses kira-kira kurang lebih 5 menit
39. Pilih No
40. Tekan enter
41. Pilih No
42. Tekan enter
43. Pilih No
44. Tekan enter
45. Centang semua kecuali yang paling atas
46. Tekan enter
47. Tunggu proses kira-kira kurang lebih 10 menit
48. Pilih Yes
49. Tekan enter
50. Tekan enter
51. Pilih yang atas atau biarkan saja dalam waktu 5 detik agan akan langsung masuk
52. Tekan enter
53. Isikan Login dengan user yang sudah agan isikan waktu menginstall debian 6 text
54. Isikan Password user dengan password yang sudah agan isikan waktu menginstall debian 6 text
55. Jika berhasil masuk maka muncul tulisan Last login: Wed Apr 4 17:55:08 EDT 2012 i686, dst.
Cara Install Linux Debian 6.0 Squeeze
Filed under: GNU/Linux — 34 Comments
Wednesday, February 23rd, 2011
Yups, Debian 6.0 aka “Squeeze” telah resmi dirilis pada 6 Februari 2011.
Berbeda dengan Distro Linux yang lain. Distro yang mempunyai banyak turunan ini sangat mengutamakan kestabilan. Tak heran jika jarak rilisnya mempunyai rentang waktu yang sangat lama. Namun, sebagai Open Source Lover’s , hal ini tidak menjadi masalah.
Nah, kali ini kami akan mencoba menjelaskan langkah-langkah instalasi Linux Debian 6.0 ini.
Sebelum kita memulai langkah instalasi, persiapkan terlebih dahulu :
Master Linux Debian 6.0 yang bisa anda download di sini.
DVD Repository (jika nantinya Anda ingin menginstal aplikasi pelengkap secara offline)
Semangat, waktu dan dilengkapi dengan secangkir kopi berserta makanan kecil untuk menemani Anda pada proses penginstalan
LANGKAH INSTALASI :
Burning image ISO Debian 6.0 tadi pada sekeping DVD. Anda juga dapat me-restore image ISO Debian 6.0 tadi pada USB flashdisk / hardisk external jika ingin menginstal tanpa menggunakan DVD ROM/Drive. Insya Allah langkah-langkah instalnya melalui USB flashdisk / hardisk external akan kami ulas pada artikel berikutnya.
Setting BIOS agar dapat booting melalui DVD ROM / USB flashdisk.
Booting melalui DVD Debian 6.0 / USB flashdisk.
Pada screen Installer Boot Menu pilih Advance Options, tekan Enter.
Pilih Alternative Desktop Environment. Pada Desktop Environment Menu pilih KDE (Anda juga dapat memilih LXDE atau Xfce sesuai selera).
Pada screen KDE Boot Menu pilih Graphical Install untuk melakukan instalasi dalam mode grafis / GUI.
Saran saya pada opsi Select Language ini, kita pilih saja English agar lebih mudah dalam pengaturan. Hitung-hitung sekalian mengasah kemampuan bahasa Inggris kita lah.
Berikutnya, karena kita akan memilih Indonesia sebagai domisili kita, maka pada jendela Select your location pilih other, kemudian pilih Asia lalu pilih Indonesia.
Kemudian pada Configure Locales pilih United States en_us.UTF-8.
Untuk Configure Keyboard pilih American English.
Tunggu beberapa saat hingga proses Load Installer Component dari DVD selesai.
Pada Configure the Network untuk Hostname biarkan sesuai defaultnya (debian). Untuk Domain name dikosongkan saja.
Set up users and password untuk root password isikan password Anda dan ulangi lagi pada Re-enter password to verify.
Untuk full name for the new user bisa Anda isikan sesuai nama lengkap anda. Disarankan tidak memakai tanda spasi untuk memisahkan nama depan dan nama belakang. Dan pada Username for your account isikan saja nama depan Anda agar lebih mudah diingat.
Choose a password for the new user isikan password Anda tapi jangan sampai sama dengan password root, karena sebagai User nantinya kita juga bisa melakukan manajemen sistem tanpa harus Login sebagai root sehingga relatif lebih aman.
Configure the Clock pilih Jakarta sebagai Time Zone. Atau bisa juga kota lain sesuai domisili Anda.
Berikutnya merupakan langkah Partisi hardisk Anda, simak dengan baik agar tidak terjadi kesalahan yg fatal.
Jika Anda menginstall Debian 6.0 ini sebagai OS tunggal pada komputer Anda, lebih baik Anda pilih Guided – use entire disk pada Partition methode.
Bagi Anda yg menginginkan multiboot OS (banyak OS dalam 1 komputer) pilih Manual saja.
Sebagai contoh disini kami mempunyai ruang hardisk sebesar 8,6 GB yg nantinya akan kita bagi yaitu 8GB untuk root (/) dan sisanya sebagai SWAP area. Maka yg harus dilakukan adalah :
Klik pada FREE SPACE dan Continue.
Pilih Create a New Partition untuk memulai proses partisi hardisk.
Kali ini karena ruang hardisk yang kami punyai 8,6 GB maka untuk New partition size kami isi 8 GB.
Pada Type for the new partition pilih Primary. Pada Location partition pilih Beginning.
Berikutnya ubah Bootable flag menjadi On > Done setting up the partition > Continue.
Untuk men-setting Swap pada sisa partisi hardisk, klik pada FREE SPACE.
Create a new partition > Size biarkan saja sesuai dengan yg tertera. Type for new partition pilih Logical.
Tips : Swap biasanya ditentukan sebesar 2x jumlah RAM yg anda pakai.
Contoh : RAM yang saya gunakan sebesar 1 GB (1024 MB). Maka partisi Swap yg harus saya buat sebesar 2GB (2048 MB).
Jika Anda mempunyai RAM lebih dari 2 GB, maka Swap cukup dialokasikan sebesar 2 GB saja.
Untuk Use as : pilih Swap Area. Bootable flag : off dan Done setting up the partition.
Nah, kini partisi Anda sudah siap, klik Finish partitioning and write changes to disk. Klik Yes pada Write the changes to disk?.
Waktunya menunggu proses instalasi base system dari Debian 6.0. Monggo, diminum dulu kopinya.
Configure the packet manager > Scan another CD or DVD ? pilih Yes Jika Anda mempunyai paket repositorynya dan Klik No jika tidak.
Use a network mirror ? ini merupakan pilihan mutlak bagi Anda yg tidak mempunyai paket repository. Klik Yes. Catatan : Anda harus sudah terhubung dengan Internet untuk mendapatkan paket repository ini.
Pada Debian archive mirror pilih Indonesia, untuk FTP mirrornya silahkan pilih yang Anda sukai kali ini kami memilih server cdn.debian.net sebagai source list-nya.
Pada Software Selection Anda dapat memilih aplikasi pelengkap yang Anda inginkan. Saran kami, karena nantinya Debian 6.0 ini hanya digunakan sebagai Desktop OS saja dan bukan sebagai server. Maka centang Graphical Desktop Environment, Laptop dan Standard system Utilities saja untuk memperlengkap aplikasinya.
Monggo dimakan cemilannya. Kita tunggu sampai proses install paket tersebut selesai.
Sip, proses instalasi aplikasi sudah selesai. Saatnya mengkonfigurasi GRUB.
Pilih Yes, bagi Anda yang menggunakan Debian 6.0 sebagai OS tunggal.
Tunggu sejenak dan Jreng 3x…. Installation Complete.
Restart untuk mulai mengoperasikan.
Pada Welcome Screen silahkan login sesuai username Anda dan password Anda.
Inilah desktop Debian 6.0 + KDE Anda !!!
Tampak polos sekali ya…. . Hmmmm perlu dikasih kosmetik dikit nih, biar cool….
Sebagai contoh bisa Anda lihat desktop milik kami saat ini
Demikianlah Cara Instal Linux Debian 6.0 Squeeze. Mudah bukan ?
GO INDONESIAN OPEN SOURCE !!!